Langsung ke konten utama

The Curious Case of Benjamin Button

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
SPOILER ALERT: Film ini berdurasi nyaris 3 jam (!) so disarankan untuk membawa cemilan dan minuman secukupnya sebelum menontonnya di bioskop. Tapi, walau berdurasi 180 menit, film ini nggak bikin ngantuk kok.

Kenapa nggak bikin ngantuk? Pertama karena ceritanya yang cukup unik. Film ini berkisah tentang Benjamin Button, pria yang lahir dalam kondisi yang super duper ajaib. Ben tidak lahir selayaknya bayi pada umumnya, namun dengan paras dan kesehatan pria berusia 80 tahun yang terbungkus dalam sosok bayi.

Karena keadaannya, ayahnya, yang seorang pengusaha kaya, membuangnya ke sebuah panti jompo. Ben pun dirawat oleh perempuan pekerja di panti bernama Queenie (beautiful name isn’t it?).

Lahirnya ajaib, Ben pun mengalami pertumbuhan yang ajaib. Jika manusia pada umumnya menua, dia justru sebaliknya yakni memuda. Kondisinya tak pelak menimbulkan berbagai pengalaman unik termasuk dengan cinta sejatinya, Daisy.

Film ini memang nggak bikin ngantuk, tapi yang jelas bikin orang gag sabaran pengen liat ending-nya! Untung aja sih gambar2nya begitu indah dan memanjakan mata, so, lo akan cukup sabar menunggu sampai habis. I am not talking about Brad Pitt as Ben Button, tapi angle pengambilan gambarnya, pemandangan laut, pantai dan matahari tenggelam yang cakepp deh.

Well, you might want to watch this movie coz it’s been nominated for 13 Academy Awards. Biar nggak penasaran kalau ternyata menang besar :)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jembatan Cinta

Menyebrang di depan kantor bukan pekerjaan mudah. Selain ada jalur-jalur busway, jalanan hampir selalu ramai dengan lalu-lalang kendaraan. Dan oleh karenanya ketika pulang kantor harus menyebrang maka gue memilih jembatan penyebrangan. Biar pegel dikit, yang penting aman Tapi entah kenapa walaupun penting keberadaannya jembatan penyebrangan di depan kantor itu sangat kurang nyaman. Gimana enggak, udah tinggi, gelap pulak. Satu lagi, fenomena yang baru gue perhatikan tadi malam, adalah banyaknya pasangan berpacaran di jembatan penyebrangan! Baru mo naik anak tangga pertama, mata gue langsung ngliat ada pasangan lagi mojok. Tadinya sih ngobrol tapi begitu gue lewat pada diem dan pura2 ngliat jalanan. “Ngapain pacaran di jembatan,” pikir gue. Eh, barusan gue ngomong gitu gue liat lagi pasangan kedua lagi mojok di shelter-nya jembatan penyebrangan yang sama. “Paan seh, neh,” pikir gue lagi. Belum selesai begitu gue mo turun di sebrang gue liat lagi dong sepasang perempuan dan lelaki lagi n...

Life is What Happens When You're Busy Making Plan

Wah, sudah bulan Desember lagi. Apa kabar resolusi tahun ini? Hmm, let me remember. Tahun ini saya cuma punya tiga resolusi. Tapi ketiganya terkait satu sama lain. Sengaja membuat seperti itu karena resolusi tahun ini sangat besar. A milestone. Number one checked, number two checked. Number three? Sampai menjelang akhir tahun ini, yang ketiga tampaknya masih harus menunggu...... tahun depan. Mungkin. Sedihnya saya nggak punya rencana cadangan. Kali ini tampaknya sifat terlalu terencana saya mulai terasa efeknya. Buruk. Karena membuat hidup terasa kurang bergairah. Mungkin saya harus berhenti membuat rencana. Mungkin seharusnya saya mendengarkan kata John Lennon: That life is what happens when you're busy making plan.

Taman Nasional Baluran, Merasakan Afrika di Timur Pulau Jawa

Apa yang terlintas di pikiranmu jika mendengar kata padang savana?   Rerumputan? Afrika? hewan liar? Ya, semuanya tidak salah. Tapi nggak perlu jauh-jauh ke Afrika kalau mau lihat rerumputan dan hewan liar, cukup ke Taman Nasional Baluran saja.  TN Baluran terletak di antara Banyuwangi dan Situbondo. Lokasinya sangat mudah dicapai dengan peta, namun hati-hati terlewat ya. Karena hanya ada satu gerbang untuk masuk-keluar di TN Baluran. Lokasi wisata ini dibuka pagi mulai pukul 07.30-16.00 sore saja. Untuk masuk ke kawasan pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 16.500/ orang (hari biasa) dan Rp Rp 10.000/ mobil. Namun jika kamu datang pas hari libur, tiketnya menjadi Rp 18.500/ orang.  Apa saja yang bisa dilihat?  Padang savana, yang terkenal sebagai spot foto adalah Savana Bengkol. Julukan TN Baluran sebagai Little Africa of Java paling kerasa hype di spot ini.  Pantai, yang terkenal adalah Pantai Bama. Di sini pasirnya putih dan banyak tempat buat ngaso dan, tentu ...