Langsung ke konten utama

Most Favorite Song ;)

this is actually my most favourite subject...

gue punya banyak sekali lagu favorit, dari yang melow banget, setengah mellow, alternatif, sampe yang rock banget...

but amongst all, lagu favorit gue ada satu, can u guess? hehehe kalo ada anak RTC yang ngliat blog ini pasti mereka tau jawabnya...

"you came along just like a song and brighten my day who would believe that you are part of the dream and now it all seems light years away...."

sounds familiar? kalo nga kasian banget deh lo, hehehehe nga heran kok kalo pada ga tau, maklum lagunya udah jadul buanget dehh!

but i love love love love this song! gue langsung jatuh cinta begitu ngedenger barry manillow nyanyiin nih lagu di layar kaca...

"would you like to sing this song with me?," tanya barry kepada seorang penonton cewek berparas cantik di atas panggung, "hu uh," balas sang cewek...

and then they goes...

"you know i can't smile without u, i can't smile without u, i can't laugh and i can't sing, i found that it's hard to do anything..."

ah, lagu ini bisa bikin gue seneng dikala sedih, bikin kangen dikala nga sedang kangen, bikin senyum dikala mood sedang jelek ;p

"you see i feel sad when you're sad, i feel glad when you're glad, if you only knew what i'm going through, i just can't smile without you..."

udah inget? yap, i'm talking about the song "i can't smile without you" (arrgh.... i love this song so much!)

Komentar

  1. Ini baru namanya Masterpiece. Lagu dibuat tahun 1978, tapi difavoritkan oleh seseorang yg bahkan baru lahir beberapa tahun setelah lagu itu dibuat.

    Demikian komen pertama gue di blog-nya Meli. Selamat bergabung :-D

    BalasHapus
  2. Eh iye ye. lupa, non. ya deh gak lagi-lagi... :-D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jembatan Cinta

Menyebrang di depan kantor bukan pekerjaan mudah. Selain ada jalur-jalur busway, jalanan hampir selalu ramai dengan lalu-lalang kendaraan. Dan oleh karenanya ketika pulang kantor harus menyebrang maka gue memilih jembatan penyebrangan. Biar pegel dikit, yang penting aman Tapi entah kenapa walaupun penting keberadaannya jembatan penyebrangan di depan kantor itu sangat kurang nyaman. Gimana enggak, udah tinggi, gelap pulak. Satu lagi, fenomena yang baru gue perhatikan tadi malam, adalah banyaknya pasangan berpacaran di jembatan penyebrangan! Baru mo naik anak tangga pertama, mata gue langsung ngliat ada pasangan lagi mojok. Tadinya sih ngobrol tapi begitu gue lewat pada diem dan pura2 ngliat jalanan. “Ngapain pacaran di jembatan,” pikir gue. Eh, barusan gue ngomong gitu gue liat lagi pasangan kedua lagi mojok di shelter-nya jembatan penyebrangan yang sama. “Paan seh, neh,” pikir gue lagi. Belum selesai begitu gue mo turun di sebrang gue liat lagi dong sepasang perempuan dan lelaki lagi n...

Sebuah Kata Bernama Takdir

Siang ini di kantor gue dikejutkan oleh SMS seorang temans soal temans lainnya. Isinya: "Mel, tolong umumin dong di milis klo Ratih kakaknya Wulan nggak jadi nikah Sabtu besok karena calonnya meninggal...." Reaksi pertama gue setelah baca jelas terkejut. Duh. Lalu sibuk meng-SMS balik dengan hati galau. Lalu melaksanakan permintaan Wiwi. Bayangin, pernikahan sedianya dilangsungkan tanggal 27 Oktober yang berarti dua hari dari sekarang. Dan beberapa minggu yang lalu pun secara nggak sengaja gue ketemu calon pengantin perempuan yang terdengar sangat bahagia dengan rencana-rencananya. Tapi Tuhan rupanya berkata lain. Ratih, if you ever read this writing, I am really sorry for your lost.

Music And Lyrics

Rating: ★★★ Category: Movies Genre: Comedy "Melodi itu seperti ketemu seseorang pertama kali. Itu adalah ketertarikan fisik. Seks. Tapi ketika kamu ingin mengenal seseorang lebih dalam, itulah lirik. Kombinasi keduanya yang membuat lagu punya magis.” Itulah secuplik kalimat yang nyantol di kepala setelah nonton Music and Lyrics, waktu iseng di akhir pekan. Dibintangi pasangan raja dan ratu genre drama komedi romatis, Hugh Grant dan Drew Barrymore, ekspektasi akan sebuah film yang paling nggak menyamai Wedding Singer membuncah. Sayang, yang terlihat adalah drama komedi romantis standar yang terpaksa gue kasih tiga bintang. Alex Fletcher, seorang penyanyi pop paruh baya yang karirnya mulai menurun. Sophie Fisher, seorang tukang urus tanaman yang memiliki bakat terpendam sebagai penulis lirik. Suatu saat, Fletcher, yang sedang berjuang untuk mengembalikan pamornya, diberi proyek membuat sebuah lagu buat seorang penyanyi muda yang sedang "naik daun". Nggak sanggup bikin send...